Blog

Latest News
Bahaya Pneumonia saat menyerang paru–paru, darah dan otak pada Manusia

Bahaya Pneumonia saat menyerang paru–paru, darah dan otak pada Manusia

Pneumokokus

Di Amerika Serikat ada 40.000 orang yang mati karena pneumonia yang di akibatkan oleh pneumokokus. Angka kematian 5 – 7% lebih tinggi pada usia lanjut. Dari sekian banyaknya yang terkena pneumonia pneumokokus 25 – 30% terkena backteremia pneumokokus. Backteremia pneumokokus memiliki angka kematian lebih tinggi 20% di banding pneumonia pneumokokus, dan pada usia lanjut yaitu 60%, walaupun sudah di berikan antibiotic. Angka kematian lebih tinggi 80% untuk pasien yang terkena meningitis pneumokokus pada usia lanjut, bila ada pasien yang bertahan hidup biasanya terjadi kompilasi neurologis.

Pneumokokus hidup didalam tenggorokan orang yang sehat, jika daya tahan tubuh mulai lemah, maka bakteri akan masuk dan menyerang paru – paru, darah dan otak. Pneumokokus sangatlah berbahaya, karena Pneumokokus ini kebal terhadap banyak antibiotic.

Cara Penularan

Penularan bakteri ini bisa melalui batuk dan bersin, atau dengan melalui kontak erat dengan jarak kurang dari 2 meter.

Gambaran Klinis

Masa inkubasi pneumonia pneumokokus sekitar 1 – 3 hari. Gejala umumnya beruma demam tinggi yang timbul tiba – tiba dan menggigil.

Gejala lainya berupa nyeri dada pleuritic, batuk produktif dan mukopurulen, sputum yang kecoklatan atau seperti berkarat, sasak napas, takipnea, hipoksia, takikardi, malaise, dan lemas.

Komplikasi dapat berupa empyema pericarditis dan obstruksi endobronkial, dengan atelectasis dan pembentukan abses paru.

Mengerikan bukan ? ini sudah tidak bisa lagi di anggap sepele. Bagaimana caranya agar tidak terkena penyakit yang di sebabkan oleh pneumokokus ?

Salah satunya adalah dengan vaksin, karena vaksin akan menciptakan antibody didalam tubuh kita. Antibody akan terbentuk 10 – 14 hari dari saat disuntik vaksin. Peningkatan antibody ini dapat bertahan 5 tahun. Vaksin ini aman diberikan, artinya tidak menimbulkan efek samping yang serius.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *