Blog

Latest News
Haruskah Takut Kepada Hepatitis A??

Haruskah Takut Kepada Hepatitis A??

Kota-kota di Indonesia diberitakan oleh serangan HEPATITIS A. Pada 1 Juli lalu, kita dikagetkan laporan mengenai kejadian pertama penyebaran penyakit Hepatitis A yang sangat cepat sehingga pemerintah menggolongkan penyakit ini sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa). Kejadian pertama KLB tahun ini terjadi di Pacitan, jawa timur yaitu dengan data kasus 701 orang kemudian semakin cepat meningkat sebanyak lebih dari 900 orang. Bahkan baru-baru ini terjadi penyebaran penyakit hepatitis A di daerah kota depok sebanyak 72 orang.

Hepatitis adalah penyakit peradangan pada sel dan jaringan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Selain itu, hepatitis juga dapat disebabkan oleh alkohol, obat-obatan tertentu, dan penyakit autoimun (sistem kekebalan tubuh yang menyerang sistem daya tahan tubuh sendiri). Hepatitis terbagi menjadi beberapa golongan, hepatitis A dan E adalah hepatitis yang disebabkan melalui penularan saluran pencernaan, baik melalui makanan, minuman, bahkan lingkungan yang tercemar. Hepatitis B,C,D adalah golongan hepatitis yang menyerang melalui cairan tubuh seperti, transfusi darah, dari ibu ke bayi, hubungan seksual, dan lain-lain. Hepatitis yang terjadi KLB saat ini adalah hepatitis A.

Perlukah kita takut pada Hepatitis A ini??

Tidak ada yang perlu di hiraukan dengan kejadian hepatitis A ini. Kita dapat lakukan pencegahan lebih cepat daripada penyebarannya. Hingga saat ini, penyakit hepatitis A masih endemik terutama di negara berkembang yang memiliki sanitasi buruk seperti di Afrika, Amerika Latin, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Hal ini ditandai dengan tingginya angka kekebalan tubuh (imunitas) terhadap virus hepatitis A. Di negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika dengan kondisi sanitasi yang baik, angka kejadian Hepatitis A rendah. Namun jalur perdagangan dan perjalanan internasional menjadi penyebab terjadinya KLB penyakit hepatitis A di beberapa negara. Pada 2016, di Amerika Serikat diperkirakan ada 4.000 orang menderita penyakit hepatitis A.

Hepatitis A merupakan salah satu penyakit hati yang dapat sembuh lebih cepat dibandingkan dengan golongan hepatitis lain. Walaupun begitu, organ hati kita tetap harus dijaga baik-baik karena organ hati kita sangat berperan penting dalam proses metabolisme tubuh kita sehari-hari. Hepatitis A ini dapat menyebar sangat cepat namun penanganannya juga sangat mudah. Perlu kita kenali terlebih dahulu gejala-gejala apa sih jika terjangkit hepatitis A ini??

Gejala Umum Hepatitis

Sebelum virus hepatitis menimbulkan gejala pada penderita, terlebih dahulu virus ini akan melewati masa inkubasi. Waktu inkubasi tiap jenis virus hepatitis berbeda-beda. HAV membutuhkan waktu inkubasi sekitar 15-45 hari, HBV sekitar 45-160 hari, dan HCV sekitar 2 minggu hingga 6 bulan.

Beberapa gejala yang umumnya muncul pada penderita hepatitis, antara lain adalah:

  • Mengalami gejala seperti flu, misalnya mual, muntah, demam, dan lemas.
  • Feses berwarna pucat.
  • Mata dan kulit berubah menjadi kekuningan (jaundice). Hal ini terjadi karena peningkatan bilirubin dalam darah.
  • Nyeri perut.
  • Berat badan turun.
  • Urine menjadi gelap seperti teh.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Bila Anda mengalami hepatitis virus yang dapat berubah menjadi kronik, seperti hepatitis B dan C, mungkin Anda tidak mengalami gejala tersebut pada awalnya, sampai kerusakan yang dihasilkan oleh virus berefek terhadap fungsi hati. Sehingga diagnosisnya menjadi terlambat.

Jika tanda-tanda gejala tersebut di atas anda alami, segeralah anda menuju Rumah sakit terdekat untuk konsultasi dengan dokter untuk dievaluasi apakah anda mengalami penyakit hepatitis A atau tidak untuk ditangani segera oleh dokter ahli.

Kemudian Bagaimana cara pencegahannya?

Pencegahan penyakit ini dapat dicegah dengan menciptakan sanitasi dan kebersihan yang baik di tempat tinggal dan lingkungan dengan selalu membersihkan sampah-sampah yang terperangkap di selokan, membuang sampah pada tempatnya, dan menerapkan pola hidup sehat bersih melalui keseharian dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun, mengkonsumsi makanan yang sehat dan bersih, dan tidak kalah penting adalah vaksinasi hepatitis A. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memiliki strategi untuk menurunkan infeksi baru oleh virus Hepatitis A sebanyak 90%.

Vaksinasi Hepatitis A merupakan salah satu vaksinasi yang dianjurkan oleh Pemerintah yaitu pada bayi. Namun hal ini juga dapat dilakukan pada orang dewasa muda bahkan pada orang tua sebagai tindakan pencegahan anda. Indonesia adalah Negara berkembang yang masih berjuang untuk menyehatkan bangsa, yuk mari kita juga ikut berperan dalam menuju bangsa kita sehat ini dengan melalukan pencegahan dengan hidup bersih serta vaksinasi. Mulai dari diri sendiri agar kita tidak mudah terkena hepatitis ini.

Dengan vaksinasi akan membuat hidup kita lebih sehat, kuat, produktif dan percaya diri dalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari.
Jika ingin konsultasi mengenai vaksinasi, dokter vaksin adalah dokter yang tepat untuk anda hubungi. Tekanlah tombol “konsultasi” atau “hubungi kami” untuk langsung berkonsultasi dengan tim kami.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *