Blog

Latest News
Obat Penunda Haid / Menstruasi

Obat Penunda Haid / Menstruasi

Apakah Haid menjadi masalah dalam Ibadah Haji & Umroh?

Haid merupakan proses alamiah yang dialami setiap wanita dewasa yang sehat dan normal.  Namun terdapat beberapa keadaan yang memungkinkan seorang wanita untuk menunda haid atau memajukan haidnya karena berbagai alasan, salah satunya adalah karena kepentingan ibadah haji dan umrah. Pengaturan haid dilakukan karena ada beberapa ibadah yang tidak boleh dilakukan saat wanita sedang mengalami haid. Ibadah tersebut antara lain: thawaf, sholat, membaca Al Quran, puasa dan berdiam diri di masjid. Oleh karena itu, ibadah haji yang memerlukan waktu sekitar 40 hari, haji menjadi permasalahan bagi wanita muslim karena haid yang memiliki rata-rata siklus 21-35 hari tidak dapat dihindari oleh setiap wanita normal yang sehat. Solusi untuk menangani masalah tersebut adalah dengan cara mengatur sikus haid, yaitu memajukan atau memundurkan (menunda) haid dengan menggunakan preparat hormonal.

Darah haid adalah perdarahan yang terjadi akibat keluarnya sel – sel dalam lapisan dinding Rahim. Solusi agar seluruh jamaah ibadah umroh dan haji adalah melalui pengaturan haid. Menunda haid dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat penunda haid, seperti norethisterone (salah satunya). Apa itu norethisterone? Obat ini berisi hormon progesteron buatan yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid, perdarahan berlebihan saat haid, menunda haid, dan mencegah kehamilan atau pembuahan. Penggunaan norethisterone sebagai penunda haid biasa diberikan dokter untuk keperluan akan operasi, travelling, ibadah haji dan umroh, serta olahraga tertentu. Jika Anda membutuhkan obat penunda haid, ketahuilah beberapa hal di bawah ini sebelum mengkonsumsinya.

Seperti apa aturan pakai minum obat penunda haid?

Jika Anda ingin menunda haid, mulai minum obat ini sekitar tiga atau empat hari sebelum tanggal haid Anda biasanya dan terus lanjutnya dosisnya sampai Anda ingin mengembalikan haid Anda. Namun, sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter. Dokter akan menetukan dosis yang tepat untuk Anda.

Bagaimana cara menunda haid dengan menggunakan obat penunda haid?

Obat penunda haid, biasanya kita sebut obat hormon yang berfungsi mengatur pola haid dengan cara menunda atau memajukan haid. Haid dapat ditunda dengan pemberian obat yang mengandung hormone seks wanita. Penundaan haid hendaknya hanya dilakukan bila memang benar – benar dianggap perlu sekali karena menggunakan hormone secara tidak langsung akan mempengaruhi sistem endokrinologi reproduksi wanita itu sendiri, sehingga pada penggunaan yang tidak tepat dapat mengganggu siklus haid.

Hormon estrogen diproduksi pada setengah siklus pertama haid, merangsang pertumbuhan lapisan rahim. Hormon progesteron diproduksi selama setengah siklus kedua untuk membantu pertumbuhan lapisan rahim. Ketika progesteron menurun, barulah lapisan dinding rahim rontok dan menyebabkan haid.

Jika Anda mengonsumsi obat penunda haid yang mengandung hormon progesteron, progesteron buatan ini tidak membiarkan lapisan rahim berdarah sehingga menunda siklus haid.

Bagaimana mekanisme pengaturan pola haid pada penggunaan obat hormon?

Pengaturan pola haid dapat dilakukan dua cara, yaitu memajukan haid dan memundurkan atau menunda haid. Cara yang paling mudah dan sering dilakukan adalah dengan melakukan memundurkan jadwal haid. Memundurkan atau menunda haid dapat dilakukan dengan memberikan progestin (norethisterone) atau pil kontrasepsi kombinasi. Penundaan haid sebaiknya dilakukan mulai hari ke-5 siklus haid dan paling lambat hari ke-14 yang dihitung dari kebiasaan datangnya hari haid. Dengan memimum pil yang mengandung progestin sekitar 7-10 hari sebelum haid yang diperkirakan datang, akan mampu menunda datangnya haid dan bila dihentikan pemakaiannya maka tiga hari kemudian haid yang dikehendaki biasanya akan datang. Pengaturan Haid (Timing of menstruation)                               .
Pemberian 1 tablet 2-3 x sehari dapat memajukan dan menunda haid, tergantung pada saat kapan dimulai dan diakhirinya pemberian obat.

Beberapa jenis progestin yang digunakan dalam Pengaturan Haid

Jenis Progestin Dosis/hari Nama Dagang
Noretisteron 2 x 5 mg Primolut N
Medroksiprogesteron asetat 2x 5 mg Provera, Prothyra
Linesterol 2 x 5 mg Endometril
Nomogesterol asetat 2x 5 mg Lutenyl
Didrogesteron 2 x 5 mg Duphaston

Apakah obat ini memiliki efek samping?

Sebagai obat penunda haid yang mengandung progesteron, efek samping dari obat ini sama dengan yang disebabkan jika kelebihan progesteron. Misalnya perasaan kenyang, perkembangan jerawat dan perubahan suasana hati karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.

Perdarahan (spotting), amenore, edema, alergi. Kadang-kadang timbul mual. Gangguan fungsi hati, penyakit kuning, eksaserbasi epilepsi dan migren, jerawat, urtikaria, retensi urin, gangguan saluran cerna. Perubahan libido, rasa tidak nyaman pada payudara, gejala pra-haid, siklus haid tidak teratur, mual, insomnia, alopesia, hirsutisme, depresi dan somnolen. Kehamilan, gangguan fungsi hati yang parah, riwayat sakit kuning, gatal seluruh tubuh selama hamil.

Pemberian noretisteron perlu juga diperhatikan pada kondisi jamaah yang Diabetes, hipertensi, gangguan fungsi jantung dan ginjal.

Apakah Penundaan Haid dengan obat hormone ini dapat Gagal?

Sebagai obat penunda haid yang mengandung progesteron, efek samping dari obat ini sama dengan yang disebabkan jika kelebihan progesteron. Misalnya perasaan kenyang, perkembangan jerawat dan perubahan suasana hati karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh.

Perdarahan (spotting), amenore, edema, alergi. Kadang-kadang timbul mual. Gangguan fungsi hati, penyakit kuning, eksaserbasi epilepsi dan migren, jerawat, urtikaria, retensi urin, gangguan saluran cerna. Perubahan libido, rasa tidak nyaman pada payudara, gejala pra-haid, siklus haid tidak teratur, mual, insomnia, alopesia, hirsutisme, depresi dan somnolen. Kehamilan, gangguan fungsi hati yang parah, riwayat sakit kuning, gatal seluruh tubuh selama hamil.

Pemberian noretisteron perlu juga diperhatikan pada kondisi jamaah yang Diabetes, hipertensi, gangguan fungsi jantung dan ginjal.

Apakah Penundaan Haid dengan obat hormone ini dapat Gagal?

Pada penggunaan sedian tablet progestogen sering ditemukan adanya perdarahan bercak (spotting). Pada umumnya kebanyakan wanita beranggapan bahwa spotting termasuk merupakan darah haid. Adanya spotting sebenarnya merupakan akibat pemberian hormon progestogen itu sendiri. Bila perdarah bercak masih terjadi dan dianggap mengganggu dapat diberikan tablet progestogen tambahan. Bila bercak tersebut berhenti, maka hentikan penambahan tablet. Namun bila dengan penambahan tablet progesteron tidak berhasil menghentikan perdarahan bercak, maka jangan diteruskan lagi pemberian tambahan tablet tersebut.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari dan mengatasi perdarahan bercak, yaitu:

  1. Upayakan mengonsumsi pil pada saat yang sama setiap hari dan jangan sampai terlupa, karena kalau terlupa bisa menimbulkan spot darah.
  2. Bila terjadi perdarahan bercak tambahkan satu pil setiap hari dan kurangi aktivitas sebanyak mungkin.
  3. Jika perdarahan tidak berhenti, bisa mengonsumsi obat yang membantu penghentian darah seperti asam traneksamat.
  4. Hentikan tambahan pil satu hari setelah perdarahan bercak berhenti.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *