Vaksin Influenza Dapat Mempermudah Tim Medis Mendiagnosa COVID-19?

Loh ko bisa?? Karena dengan VAKSIN INFLUENZA kita bisa mengurangi gejala seperti demam, batuk dan pilek, yang bisa tumpang tindih dengan gejala COVID-19.

Jadi itu bisa mempermudah tim medis dalam mendeteksi VIRUS COVID-19 tersebut.

Vaksin Influenza Tak Bisa Cegah COVID-19 tapi Disarankan, Kenapa?

Dokter Spesialis Paru Dokter Andy Nazarudin mengatakan dari namanya saja vaksin influenza sudah berbeda. Jadi tidak tepat menggunakannya untuk mencegah tertular virus corona.

Namun, disarankan untuk orang-orang yang daya tahan tubuhnya lebih rentan. “Kalau kita terkena virus corona tapi daya tahan tubuhnya bagus, bisa tidak sakit.

Sebab pada dasarnya orang yang terkena corona itu mereka yang daya tahan tubuhnya rendah, dengan penyakit tertentu dan lansia,” ucap Andy.

Jadi ada baiknya kita vaksin influenza agar meningkatkan daya tahan tubuh kita.

Evektifkah Vaksin Influenza untuk Cegah COVID-19? Begini Penjelasan Dokter

Vaksin influenza merupakan perlindungan terbaik terhadap flu terlebih di saat musim pancaroba yang rentan menyebabkan flu. Vaksin influenza memang tidak bisa mencegah Covid-19. Tetapi, pemberian vaksin ini bisa mencegah kerancuan gejala. “Gejala influenza mirip dengan Covid-19, jadi kalau sudah divaksin dan muncul gejala maka bisa dipastikan itu bukan flu,” kata dr.Anshari Saifuddin Sp.PD dalam acara diskusi di Jakarta. Hal itu juga bermanfaat mencegah biaya yang tidak perlu dari pemeriksaan kesehatan terutama tes Covid-19 ketika muncul gejala. Influenza berbeda dengan salesma atau jenis batuk pilek biasanya. Gejala utama yang terjadi adalah demam tinggi yang terjadi mendadak disertai dengan sakit kepala, nyeri, dan pegal. Selain itu, gejala lain seperti pilek, batuk, dan bersin kadang terjadi. “Vaksin influenza juga akan melindungi kita dari penyakit flu. Kalau kita sakit flu tubuh juga lebih rentan terinfeksi virus lain, termasuk Covid-19,” ujar Anshari. Ia menegaskan bahwa pemberian vaksin influenza merupakan bentuk perlindungan tidak langsung dari wabah Covid-19.

6 Alasan Vaksin INFLUENZA di DokterVaksin

65+ Jaringan RS/Klinik

Lebih dari 65+ Jaringan RS/Klinik Vaksinasi yang tersebar di seluruh Indonesia, dan akan terus bertambah.

1.000+ Tindakan Vaksinasi

Lebih dari 1000+ tindakan Vaksinasi yang telah dilakukan kepada para pelanggan. *) rata-rata dalam 1 bulan

100+ Tenaga Medis

Lebih dari 100+ Tenaga Medis berpengalaman dalam tindakan Vaksinasi, membuat pelanggan tenang dan nyaman.

Kualitas Vaksin Terjamin

Dengan dukungan resmi dari principal Vaksin, membuat kualitas dan keaslian product vaksin terjamin

Higienis & Aman

Selama proses tindakan Vaksinasi, jarus dan alat medis yang di gunakan adalah sekali pakai untuk 1 pasien.

Harga Terbaik

Dapatkan semua proteksi perlindungan kesehatan terbaik dengan Harga Terbaik dan Terjangkau

Kegiatan Vaksinasi

F.A.Q (Frequently Asked Question)

vaksin yang kami suntikkan adalah vaksin influenza 3 strain yang memberikan perlindungan untuk 3 jenis flu antara lain Tipe A : H1N1 ( Flu Babi )dan H3N2 (flu manusia/flu musiman Asia )serta tipe B : Yamagata

Jika saat ini mengalami flu, sebaiknya ditunda dulu. kenapa? karena sedang terjadi proses terbentuknya kekebalan tubuh, dimana sel-sel imun sekarang lg bekerja utk melawang serangan infeksi. selama ditunda, mohon minum multivitamin agar membantu kerja kekebalan tubuh. setelah sembuh kita vaksinasi

Pada seseorang yang terjadi riwayat bronkitis justru sangat dianjurkan untuk vaksin flu. karena dengan vaksin flu justru membantu saluran pernapasan kita lebih terproteksi dari serangan infeksi yang akan datang dan menjaga kesehatan saluran napas

Perbedaan hanya di 3 strain yang flu tipe Bnya hanya mengandung salah satu saja yamagata atau victoria

Efek samping yang ditimbulkan secara umum pegal dan bengkak di area suntikan dan akan hilang 2 – 3 hari tanpa menganggu aktifitas kerja bapak/ibu efek jarang ditemukan dan mungkin terjadi jika imun bapak/ibu rendah bisa terjadi demam, meriang/greges, dan ada juga sakit kepala,bapak/ibu tidak perlu kawatir dapat mengkonsumsi obat parastamol atau obat sakit kepala yang biasa bapak/ibu konsumsi, biasanya dalam 2-3 hari akan membaik

Vaksin influenza yang akan disuntikan akan membentuk imun didalam tubuh dalam jangka waktu 14 hari kedepan. Setelah 14 hari akan bertahan ditubuh bapak/ibu selama 1 tahun, jika ibu/bapak ingin boster vaksin kembali dapat menghubungi kami.

Untuk kondisi hamil sebaiknya ditunda terlebih dahulu vaksinnya, walaupun dari rekomendasi WHO saat ini ibu hamil dianjurkan utk divaksin influenza, namun sebagian dokter kandungan di Indonesia belum berani melakukan vaksin tersebut dan kami juga belum berani memberikan pada ibu yang kondisi hamil kawatir akan berdampak pada pertumbuhan janin dalam kandungan.

Setelah vaksinasi, proses terbentuknya antibodi adalah selama 14 hari, sehingga jika ingin vaksinasi jenis lain diharapkan setelah melalui proses 14 hari tersebut

Baik. Bapak/ibu karena bapak baru mengkonsumsi obat yang mengandung steroid sebaiknya vaksinnya kita tunda terlebih dahulu, karena obat yg mengdanung steroid itu melemahkan daya tahan tubuh, jika kita vaksin sekarang bapak/ibub tidak akan mendapatkan kekebalan influenza dari vaksin ini, sebaiknya kita tunda selama 2 minggu kedepan sambil bapak/ibu berkonsultasi kepada dokter yang memberikan obatnya apakah boleh obat steroidnya dihentikan sementara dikonsumsi karena ingin melakukan vaksinasi

Jika bapak/ibu berminat untuk meberikan vaksin kepada keluarga bapak, jika berkenan saya boleh meminta nomer bapak/ibu nanti dari PIC vaksinnya yang akan menghubungi langsung

Partner Kami